Pages

Tuesday, February 24, 2015

when i'm still with you!

Masa-masa sulit itu adalah masa dimana kita belum bisa saling bertemu, masih tergiang selalu kata-katamu yang manis bak gula campur madu, tentang semua rangkaian katamu yang tak pernah aku dapatkan dari siapapun, kau kan datang ketika waktunya telah tiba dan tepat, karena yang  hari ini sedang mempersiapkan lahir dan batin yang masih bimbang tentukan pilihan, aku tak tahu apa yang kau pikirkan sebenarnya yang kau harapkan dariku  sesungguhnya, yang jelas hingga detik ini kita masih bisa menyisakan waktu untuk hanya sekedar berbagi pesan dan mengucapkan selamat pagi. Dua tahun lalu kita berkenalan, and i'm glad to know you. Dari hari ke hari kau isi hariku dengan tawa dari bulan ke bulan kau masih tak bisa berpaling dariku, begitupun diriku yang sampai saat ini masih terasa setiap candaan dan kisah yang tak pernah habis setiap waktunya ketika bersamamu, yang aku tahu kau hanya menyapaku tak ada yang lain, kau yang Tuhan kirim untuk mengisi kesepian hariku, untuk bahan sandaran ketika aku lelah menjalani hari, pesan singkatmu selalu membuatku lebih semangat dan melupakan semua masalah meringankan pundak yang penuh dengan beban, meskipun ku tak tahu bentuk aslimu kau tak mau mangkir dari pikiranku sedikitpun, meski kita selalu dilanda masalah dan lebih memilih untuk saling meyerahkan, tapi kau selalu menemukan jalan untuk kau menyapaku kembali, Dari 1001 alasan untuk melupakan dan menolak kamu tetap akan ada 1 alasan yang kuat untuk bertahan meskipun terkadang kau lebih sering ingin pergi aku tetap sabar dan tak ingin membencimu, hidupku telah terpasung oleh pikiran tentangmu. aku akan tetap membiarkan kamu asik menentukan pilihan, bagaikan bebek buruk rupa yang merindukan pangeran pujaan aku tetap disini. selama kita berpaling untuk saling melepaskan dan mencari kenyamanan ternyata tak satupun yang abadi kecuali kisah kita yang masih terus berlanjut hingga detik ini, tak mengapa jika nanti kau akhirnya tak bersamaku menghabiskan sisa hidupmu  karena ku tahu siapa aku dan siapa dirimu. aku lebih ingin melihat kamu bahagia entah dengan siapapun itu asalkan yang memang tepat dikirim oleh Tuhan, bukan atas karena ego dan nafsumu. aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk dirimu. Selalu berserah diri pada Tuhan adalah cara yang terbaik karena Tuhan tahu mana yang terbaik untuk hambanya, biarlah semua berjalan apa adanya, berlalu dengan semestinya dan berakhir dengan seharusnya tapi satu yang kutahu kau kini masih bersamaku. aku yang tertatih Mencoba mendidik cinta dengan jarak entah itu jauh atau dekat dan mengejar sayang dengan waktu agar berujung keikhlasan. Belajar memiliki dengan jarak dan berharap semuanya semakin jernih. Mari salahkan jarak yang mengundang rindu, yang bertambah bila di pandu, my mind keeps wandering back to you and i don't know how to stop myself from constantly thinking about you and us and everything, i won't block you, or delete you. I'll be there for you. :)
Allah memperkenalkan kita untuk satu alasan.
Entah untuk belajar atau mengajarkan.
Entah hanya untuk sesaat atau selamanya.
Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya, Akan tetapi tetaplah menjadi yang terbaik di saat ini, lakukan dengan tulus, meski tidak menjadi yang seperti apa yang di inginkan, tidak ada yang sia-sia karena Allah yang memperkenalkan.

thank u :)

0 comments:

Post a Comment

 

Blogger news

keep healthy

Blogroll

About